 |
| (source: senivpetro/ freepik.com) |
Parents, ingat kan bahwa awal kehidupan anak itu bukan saat ia lahir ke dunia?. Iyups, ada istilah namanya 1000 Hari Pertama Kehidupan. Apa sih itu? 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah masa selama 270 hari anak dalam kandungan sampai dengan ia berusia 2 tahun. 1000 Hari Pertama Kehidupan dimulai sejak sembilan bulan dalam kandungan yah parents, jadi dari (9x30 hari) 270 hari, tahun pertama kelahiran (365 hari), dan tahun kedua kelahiran (365) totalnya 1000 hari. Jadi, 3 tahapan itu biasa disebut 1000 hari pertama kehidupan anak atau disingkat HPK.
Nah, 1000 Hari Pertama Kehidupan anak ini sangat penting lho parents, karena seluruh organ penting dan sistem tubuh mulai terbentuk dengan pesat. Saat di dalam kandungan, organ-organ penting seperti otak, jantung, hati, ginjal, paru-paru, tulang mulai terbentuk dan berkembang dilanjutkan masa dua tahun setelah kelahiran, anak mulai beradaptasi dengan lingkungannya serta merupakan puncak perkembangan fungsi kognitif anak. Masa 1000 HPK menjadi penting, di masa ini kondisi pertumbuhan dan perkembangan anak sangat pesat dan riskan sehingga berdampak terhadap kualitas dan kesehatan generasi mendatang. Pada masa 1000 HPK asupan gizi perlu diperhatikan mulai dari calon pengantin, calon ibu, janin hingga anak. Apabila asupan gizinya kurang maka berpotensi menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak, contohnya timbul penyakit tidak menular, pertumbuhan kognitif terhambat sehingga kurang cerdas dan kompetitif, gangguan pertumbuhan tinggi badan sehingga bersiko pendek bahkan stunting (Sudargo, 2018).
Hasil riset yang dikemukakan jurnal medis The Lancet tahun 2013 mengenai Maternal and Child Nutrition menyatakan ibu hamil dengan status gizi kurang baik akan mengakibatkan gangguan pertumbuhan janin. Hingga menyebabkan pertumbuhan yang kurang optimal yakni bayi pendek (stunting). Bayi lahir dengan Berat Badan Rendah (BBLR), kurus, kecil, dan imunitas berkurang. Kemudian, anak yang mengalami kekurangan gizi di 1000 HPK akan meningkatkan risiko obesitas, diabetes, jantung, stroke, serta penyakit degeneratif pada masa dewasa, penurunan kemampuan belajar. Hambatan pertumbuhan kognitif dan IQ yang rendah yang menurunkan produktivitas masa dewasa. Masa 1000 Hari Pertama Kehidupan ini menjadi sangat penting karena merupakan periode emas pada perkembangan anak dan tidak bisa diulang, ingat yah parents, tidak bisa diulang!. Tidak hanya itu, gangguan yang terjadi selama periode ini akan berdampak pada kelangsungan hidup tumbuh kembang anak yang bersifat permanen. Gangguan ini akan sulit untuk diperbaiki jika usia anak setelah 2 tahun.
Tips Optimalkan 1000 HPK Anak
 |
| (source: onlyyouqj/ freepik.com) |
Masa 270 hari pertama
Masa 270 hari pertama adalah masa janin di dalam kandungan ibu atau masa kehamilan. Ibu hamil harus rutin memeriksakan kehamilannya di sarana kesehatan, minimal empat kali selama kehamilan, yaitu:
- 1 kali pada trimester pertama
- 1 kali pada trimester kedua
- 2 kali pada trimester ketiga
Nah tidak hanya memeriksa kehamilan namun selama masa ini ibu juga perlu untuk, mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, mengonsumsi tablet tambah darah minimal 90 tablet selama masa kehamilan, mendapat imunisasi TT sebelum hamil, memeriksakan hemoglobin, mendapatkan informasi yang lengkap tentang ASI dan manfaatnya (IMD, ASI eksklusif, perawatan bayi, menyiapkan makanan pendamping ASI, imunisasi). Kemudian untuk persalinan sebaiknya dilakukan di fasilitas kesehatan yang memadai dan oleh tenaga kesehatan profesional serta menggunakan alat-alat steril. Perlu juga untuk mempersiapkan biaya persalinan sejak jauh-jauh hari yah!
Masa 730 Hari (tahun pertama dan tahun kedua)
Masa kedua adalah 730 hari, atau tahun pertama dan kedua setelah bayi lahir. Ada empat hal yang harus diperhatikan pada masa ini, yaitu:
>> Asupan Nutrisi yang seimbang. Asupan gizi yang seimbang dapat mencegah terjadinya stunting. Stunting terjadi karena kekurangan gizi kronis selama periode paling awal pertumbuhan dan perkembangan anak pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Jadi nutrisi penting banget untuk parents perhatikan yahh!
>> Pencegahan penyakit dan imunisasi. Disamping pemenuhan nutrisi, parents juga perlu perhatikan kemungkinan penyakit dan daya tahan tubuh anak. Penyakit yang umum menyerang anak di masa ini adalah penyakit–penyakit infeksi. Anak yang sering sakit membuat pertumbuhan dan perkembangannya jadi tidak bisa optimal. Sebagian besar penyebab kematian anak adalah penyakit infeksi yang sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi yaitu diare, infeksi saluran nafas (pneumonia), DHF, TB Paru, dan Campak. Jadi parents harus lebih siaga nihh.
>> Deteksi dan stimulasi tumbuh kembang anak. Pertumbuhan anak juga menjadi tolak ukur apakah ada kemungkinan terjadinya stunting atau tidak. Pertumbuhan meliputi berat badan, lingkar kepala, lingkar lengan atas, dan tinggi badan. Sedangkan perkembangan meliputi motorik kasar, motorik halus, kemampuan bahasa, personal sosial.
>> Menjaga higienitas dan sanitasi. Sanitasi lingkungan ikut mempengaruhi tumbuh kembang anak. Biasakan untuk selalu mencuci peralatan botol susu, makan, masak serta mainan dengan pembersih yang food grade. Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir. Kemudian, pakaian sebaiknya dicuci dengan pembersih yang lembut. Sanitasi lingkungan yang tidak baik akan mengakibatkan kejadian diare yang nantinya akan menyebabkan infeksi sehingga berpengaruh dan anak akan mengalami kurang gizi.
Nah itu dia seputar Masa 1000 Hari Pertama Kehidupan. Masa yang akan berlangsung cukup cepat dan penentu untuk keberlangsungan si kecil, bahkan hingga ketika ia sudah dewasa. Perlu banget untuk parents mengoptimalkan masa-masa keemasan ini, supaya tidak menyesal dikemudian hari. Keep learning, and stay practicing, parents sekaliaann!!. (asf)
0 Komentar