(source: pixabay/ pexels.com)

Usia toddler, yaitu antara 1 hingga 3 tahun, adalah periode kritis dalam perkembangan bahasa anak. Selama periode ini, anak-anak mengalami perkembangan bahasa yang pesat dan mulai mengembangkan kemampuan berbicara dan berkomunikasi. Berikut adalah beberapa tahapan perkembangan bahasa pada usia toddler.

Tahap Perkembangan Awal (1-2 tahun)


(source: RDNE Stock project/ pexels.com)

Pada usia sekitar 1 tahun, anak-anak biasanya mulai mengucapkan kata-kata tunggal dan sederhana. Kata-kata ini mungkin terdiri dari kata benda (misalnya "mama," "papa," atau "mainan") atau kata kerja sederhana (misalnya "makan" atau "tidur"). Pada usia ini, anak-anak juga mulai memahami lebih banyak kata daripada yang dapat mereka ucapkan. Mereka mungkin dapat mengenali beberapa objek dan mengikuti perintah sederhana.

Baca juga:

Mengajarkan Anak usia TK Calistung, Apakah Boleh?

Apa yang Terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak? Benar sedang Periode Emas?

Tahap Perkembangan Menengah (2-3 tahun)


(source:Andrea Piacquadio/ pexels.com)

Pada usia 2 tahun, anak-anak cenderung mengalami ledakan bahasa yang lebih besar. Mereka mulai menggabungkan kata-kata untuk membentuk kalimat sederhana dan mulai memahami pola bahasa yang lebih kompleks. Pada usia ini juga, anak-anak mungkin juga menggunakan kalimat tanya (misalnya "apa?" atau "kenapa?") dan kalimat pernyataan lebih aktif dalam berkomunikasi. Kemampuan vokabuler juga berkembang dengan pesat pada tahap ini. Anak-anak mungkin mengenal dan menggunakan lebih banyak kata dalam bahasa sehari-hari.

Tahap Perkembangan Lanjutan (3 tahun ke atas)


(source: Yan Krukau/ pexels.com)
Pada usia 3 tahun, anak-anak semakin mahir dalam berkomunikasi dan dapat mengungkapkan keinginan, perasaan, dan pengalaman dengan lebih baik. Anak-anak mulai mengembangkan keterampilan mendengarkan yang lebih baik dan dapat mengikuti instruksi yang lebih rumit. Selain itu, mereka juga dapat memahami perbedaan antara berbicara dengan orang dewasa dan berbicara dengan teman sebaya.

Selama periode perkembangan bahasa ini, penting bagi orang tua dan pengasuh untuk memberikan lingkungan yang kaya akan bahasa. Berbicaralah dengan anak secara aktif, bacakan buku-buku cerita, dan libatkan mereka dalam percakapan sehari-hari. Memberikan kesempatan bagi anak untuk berinteraksi dengan bahasa akan membantu mempercepat perkembangan bahasa mereka. Setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda, jadi tidak perlu khawatir jika ada variasi dalam perkembangan bahasa antara anak-anak. Jika parents memiliki kekhawatiran tentang perkembangan bahasa anak parents sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli perkembangan anak untuk penilaian lebih lanjut dan saran yang tepat.