![]() |
| (source: Amina Filkins/ Pexels.com) |
Selama kehamilan, seorang ibu membutuhkan nutrisi yang tepat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin yang sehat. Oleh karena itu, nutrisi yang cukup dan seimbang sangat penting selama periode ini. Masih ingat bukan, bahwa 1000 hari kehidupan anak dimulai saat di kandungan?. Berikut adalah beberapa nutrisi utama yang diperlukan selama masa kehamilan:
Asam folat
Asam folat atau folat sangat penting untuk mencegah cacat tabung saraf pada janin. Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya asam folat, seperti sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, dan roti gandum yang diperkaya. Suplemen asam folat juga sering direkomendasikan oleh dokter.
Zat besi
Kehamilan meningkatkan kebutuhan zat besi karena mengalirkan oksigen ke janin dan mendukung peningkatan volume darah ibu. Makanan kaya zat besi meliputi daging merah, ikan, unggas, biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.
Kalsium
Kalsium penting untuk pembentukan tulang dan gigi janin, serta untuk menjaga kesehatan tulang ibu. Susu, yogurt, keju rendah lemak, dan sumber kalsium lainnya harus dimasukkan dalam diet harian.
Protein
Protein berperan dalam pembentukan jaringan dan otot yang berkembang pesat selama kehamilan. Konsumsi sumber protein sehat seperti daging tanpa lemak, ikan, unggas, telur, tahu, dan kacang-kacangan.
Lemak sehat
Asam lemak omega-3, seperti DHA (docosahexaenoic acid), sangat penting untuk perkembangan otak dan mata janin. Sumber omega-3 termasuk ikan berlemak, alpukat, dan minyak ikan.
Vitamin D
Vitamin D berperan penting dalam penyerapan kalsium dan dukungan sistem kekebalan tubuh. Terpapar sinar matahari secara terbatas dan makanan seperti ikan berlemak, kuning telur, dan produk susu yang diperkaya dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin D.
Vitamin C
Vitamin C membantu penyerapan zat besi dan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan ibu dan janin. Buah-buahan segar seperti jeruk, stroberi, kiwi, dan sayuran seperti paprika merah mengandung vitamin C.
Serat
Konsumsi serat membantu mencegah sembelit yang umum selama kehamilan. Buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan adalah sumber yang baik.
Selain memastikan asupan nutrisi yang tepat, ibu hamil juga harus menghindari makanan yang berisiko tinggi seperti makanan mentah, daging mentah atau setengah matang, ikan berisi merkuri tinggi, serta makanan olahan atau kalengan yang tidak aman. Selalu berkonsultasi dengan profesional kesehatan atau ahli gizi untuk mendapatkan panduan khusus yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi mu selama kehamilan yaa!

0 Komentar