(source: Craig Adderley/ pexels.com)

Ketika bayi lahir, menangis adalah tanda yang sangat penting untuk menunjukkan bahwa bayi dalam kondisi yang baik dan berfungsi dengan baik. Menangis adalah cara utama bayi berkomunikasi dan menunjukkan bahwa saluran napasnya telah terbuka dengan baik.


Jika bayi tidak menangis saat lahir, ini bisa menjadi tanda bahwa ada masalah yang memerlukan perhatian segera dari tenaga medis. Beberapa alasan mengapa bayi mungkin tidak menangis saat lahir meliputi:


Masalah pernapasan


Jika bayi mengalami kesulitan bernapas, mereka mungkin tidak dapat menangis dengan baik. Ini bisa terjadi karena ada cairan atau lendir di saluran napas mereka atau karena ada masalah pernapasan lainnya.


Baca juga:


Perkembangan Bahasa pada Toddler (2-3 Tahun): Hati-hati Jangan Sampai Speech Delay!!

3 Tips Tentukan Jenis Kelamin Anak, Emang Bisa?

6 Stimulasi Penting untuk Si Kecil diusia Golden Age-nya!!


Kelainan bawaan atau masalah medis lainnya


Beberapa kelainan bawaan atau masalah medis dapat menyebabkan bayi sulit bernapas atau berfungsi dengan baik saat lahir.


Kehamilan yang prematur


Bayi yang lahir prematur mungkin menghadapi kesulitan pernapasan karena sistem pernapasan mereka belum sepenuhnya matang.


Jika bayi tidak menangis saat lahir, tim medis akan segera melakukan tindakan medis untuk membantu bayi bernapas dan mengevaluasi kondisinya. Langkah-langkah ini mungkin termasuk memberikan rangsangan fisik seperti mengusap punggung bayi, membersihkan saluran napas, memberikan oksigen, atau menggunakan peralatan medis lainnya yang diperlukan.


Jika moms atau seseorang yang kalian kenal mengalami situasi di mana bayi tidak menangis saat lahir, segera hubungi petugas medis atau dokter yang hadir dalam proses persalinan. Tindakan cepat dan tepat sangat penting untuk memastikan kesehatan dan keselamatan bayi yang baru lahir.